0

6 (enam) tahun sudah …

Hari ini Senin, 28 Oktober 2013. Hari yang pada umumnya diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda bagi seluruh rakyat Indonesia pada umumnya, termasuk saya. Tapi tanggal 28 Oktober bagi saya tak sekedar perayaan sumpah pemuda karena pada tanggal ini tepat 6 tahun lalu saya mengucap janji, berijab qabul aqad nikah bersama istri tercinta, Irma Yunita.

 

Tak terasa 6 tahun berlalu begitu cepatnya, rasanya belum ada sesuatu yang berarti yang bisa saya berikan tuk istri tercinta. baru anak aja 3 orang… hehehe. Liana 5 th, Luthfi 2 th, dan Aufa jelang 1 tahun.

Rumah sendiri belum punya, apalagi mobil Innova. tapi segala sesuatu harus selalu kita syukuri, insya Allah klo Allah berkenan tengah tahun depan moga-moga sudah punya rumah sendiri lengkap dengan segala isinya. aamiin.

 

Terima kasih tak terhingga di iringi rasa cinta kasih dan sayang tuk istri yang telah ikhlas berbagi (suka duka), menjalani hidup yang serba cukup ini. iya, baru sekedar cukup. cukup makan, cukup bayaran sekolah liana, cukup bayar asuransi, cukup kuliah S2 (kemarin), cukup beli susu anak-anak. alhamdulillah. semua harus disyukuri.

 

Kadang sedih rasanya melihat wanita yang selama ini saya kenal penuh energi, cerdas, punya karir yg baik tapi kini ‘pensiun’ demi anak-anak, mulai dari bangun pagi, nyuci, memasak, menyiapkan liana sekolah sampe ngajak main luthfi dan liana. ikhlas dan ridhonya moga selalu dinilai ibadah di mata Allah.

 

Kini, jalan setapak menuju kebahagiaan itu mulai terlihat. saya akan coba menapaki jalan ini bersama istri dan anak-anak tercinta. demi kebahagiaan kita… bersama kita bisa 😀

 

Terima kasih cinta… semoga Allah senantiasa menghimpunkan rasa bahagia untuk kita, mencukupkan segala duka dan menjadikan duka itu menjadi bekal ke-tawadhuan kebahagiaan kita nanti. aamiin. salam peluk cium penuh hangat dari Ayah.

 

 

0

‘Ingin punya Angkot’ Doa Liana Malam ini :)

seperti biasa tiap akan tidur Liana, putri pertama saya selalu minta cerita. cerita apa aja lah pengantar ia tidur, si kancil, pangeran, raja, sampe cerita nabi dan rosul. tapi bukan itu pokok tulisan kali ini. hehehe

sehabis bercerita saya selalu meminta liana menengadahkan kedua tangannya, berdoa untuk dirinya, adik-adik dan tentu saja ayah bundanya. kali ini doa liana agak terdengar aneh di telinga saya, bukan aneh sih tapi lucu. tapi tentu saja saya tidak menertawakan doa yang dipanjatkan liana dengan khusyuk itu, saya yakin doanya dikabul Allah Swt.

Mau tau gak bunyi doanya?? mau tau aja apa mau tau banget?? 😀

gini bunyi doanya; “Ya Allah, aku ingin punya mobil angkot untuk aku, lufi dan aufa (adik-adiknya), kabulkanlah Ya Allah,.. aamin” ucapnya seraya mengusap wajahnya.

mendengar doanya saya tersenyum dan mengaminkan doa yang dipimpin putri cantik saya ini. habis doa dipanjatkan sebelum ia mencoba menutup mata untuk tidur saya sempatkan bertanya makna doa tersebut. “Kenapa kaka (liana) doanya minta angkot?” tanya saya, kemudian si kakak menjawab; “soalnya klo mobil yang ada AC nya aku mabok (muntah) jadi aku mintanya angkot aja ayaaaah”. saya pun tersenyum sambil memeluk liana untuk menidurkannya…

Image

0

Untukku (Suami) dan Untukmu (Istri)

Salman Al-Farisi ra. meriwayatkan, bahwa suatu ketika Fatimah ra. berkunjung kepada Rasulullah. Ketika Rasulullah saw. melihatnya, kedua mata Fatimah mencucurkan air mata, dan raut mukanya berubah. Nabi saw. bertanya, “Mengapa engkau wahai anakku?” Fatimah ra. menjawab, “Ya Rasulullah, tadi malam aku dan Ali bergurau, dan telah timbul percakapan yang menyebabkan dia marah kepadaku, karena kata-kata yang terlontar dari mulutku. Ketika aku melihat bahwa dia (Ali) marah, aku menyesal dan merasa susah. Aku berkata kepadanya, “Hai kekasihku, kesayanganku, relakanlah akan kesalahanku, seraya aku mengelilinginya dan merayunya sebanyak tujuh puluh dua kali, sehingga dia menjadi rela dan tertawa kepadaku dengan segala kerelaannya, sedang aku tetap merasa takut kepada Tuhanku.” Rasulullah bersabda kepada Fatimah ra., “Wahai anakku, demi Dzat yang telah mengutusku sebagai Nabi dengan agama yang haq, sesungguhnya sekiranya engkau mati sebelum Ali merelakanmu, maka aku tidak akan menshalati mayatmu.” Kemudian beliau bersabda lagi, “Wahai anakku, Tidakkah engkau mengetahui bahwa kerelaan seorang suami itu merupakan kerelaan Allah dan kemarahan seorang suami itu merupakan murka Allah. Hai anakku, seorang wanita yang beribadah betul-betul seperti ibadahnya Maryam putri Imran, lalu suaminya tidak rela kepadanya, maka Allah tidak akan menerima (ibadah)nya. Hai anakku, amal yang paling utama bagi para wanita ialah ketaatan mereka kepada suaminya, dan sesudah itu tidak ada lagi amal yang paling utama daripada bercumbu (dengan suami). Hai anakku, duduk satu jam dalam bercumbu dengan suami, lebih baik bagi mereka daripada ibadah satu tahun, dan dicatat tiap-tiap pakaian yang dikenakan pada waktu bercumbu, seperti pahala seorang yang mati syahid. Hai anakku, sesungguhnya seorang wanita jika bercumbu, sehingga memakaikan pakaian untuk suaminya dan anak-anaknya, maka pasti baginya surga, dan Allah memberikan kepadanya dari tiap-tiap yang dikenakan, beraneka pakaian dan sebuah kota di surga.”

Image

0

Mimpi itu bukan Khayal

Image

iseng… dah lama gak nulis di blog.. rasanya gimana gituu..

karena gak ada kerjaan jadi iseng nulis deh padahal menulis itu pekerjaan bahkan menghasilkan banyak penghasilan, klo menulisnya bener yaa 😀

karena judulnya postingan ini adalah mimpi itu bukan khayal maka saya akan membatasi tulisan ini pada judul tersebut, klo bahasa dalam skripsi atau tesis itu namanya pembatasan masalah. supaya topik gak melebar kemana-mana.

ini pendapat pribadi saya aja yaa, kan tulisan saya, postingan saya dan blog saya. hehehee..

buat saya mimpi itu berbeda dengan khayalan, mimpi buat saya adalah sesuatu yang bisa diwujudkan, sesuatu yang bisa kita gapai, kita realisasikan menjadi kenyataan, gak harus sekarang, suatu saat yang pasti di masa depan. sedangkan khayalan hanyalah seberkas keinginan, sesuatu yang kita inginkan namun hanya ada didunianya, dunia khayalan bukan di dunia nyata.

saya pernah membaca beberapa quotes tentang mimpi yang menunjukkan bahwa mimpi itu sangat penting untuk kehidupan manusia bahkan ada sebagian orang yang menjadikan mimpi menjadi ‘GOAL’ dalam kehidupannya.

singkat kata, selama mimpi tidak dilarang bermimpilah seindah-indahnya…