0

Keutamaan Sedekah Pada Keluarga

sedekah

Zainab istri Abdullah bin Mas’ud berkata: Bersabda Rasullullah s.a.w : “Bersedekahlah wahai kaum wanita walau dari perhiasanmu.” Maka saya kembali kepada suamiku berkata: “Engkau seorang yang tidak punya, dan Rasullullah menyuruh kami bersedekah, coba tanyakan kepadanya kalau boleh, saya bersedekah kepadamu, kalau tidak saya berikan kepada lain orang.” Berkata Abdullah : “Tanyakan sendiri.”

Maka pergilah Zainab, mendadak bertemu dengan seorang wanita dimuka pintu Rasulullah yang hajatnya bersamaan dengan Zainab. Maka Bilal keluar dan kami berkata: “Beritahukan kepada Rasulullah bahwa ada dua orang perempuan bertanya: Bolehkah bersedekah pada suami dan anak-anak yatim yang dipeliharanya, tetapi jangan diberitahu siapa kami.”

Maka Bilal masuk ke rumah Rasulullah menyampaikan hal yang ditanyakan kedua perempuan itu. Rasulullah bertanya, “Siapakah kedua perempuan itu?” Jawab Bilal: “Seorang perempuan Anshar, dan Zainab.” Tanya Nabi : “Zainab yang manakah?” Bilal menjawab: “Zainab istri Abdullah bin Mas’ud.”

Kemudian Rasulullah menyampaikan: “Bagi keduanya dua pahala, pahala sedekah dan pahala membantu keluarga (kerabat).”

(HR Bukhori Muslim)

*Dari kitab Riyadhus Sholihin, bab “Bakti Taat Kepada Kedua Orangtua dan Menghubungi Sanak Kerabat”

http://www.pkspiyungan.org/2014/09/keutamaan-shodaqoh-pada-keluarga.html